• 08115699900
  • cukk93@gmail.com

perkebunan  kelapa  sawit  merupakan  salah  satu penopang ekonomi nasional. Namun masih banyak masyarakat  yang  belum  sepenuhnya  memahami proses dari pemeliharaan kebun kelapa sawit. Meskipun berkebun kelapa sawit bukan hal yang baru bagi masyarakat terutama yang bermukim di wilayah perusahaan kelapa sawit.

Untuk dapat mengelola serta meningkatkan produktivitas kelapa sawit diperlukan pengetahuan yang cukup, terutama kepada masyarakat yang ingin memiliki perkebunan kelapa sawit secara mandiri maupun kelompok. Keterbatasan informasi menjadi sebuah kendala khususnya para petani kelapa sawit sehingga penanaman maupun pemeliharaan kelapa sawit dikerjakan seadaanya tanpa pengetahuan yang memadai.

Sebagai bentuk kepedulian kepada petani kelapa sawit, CU Keling Kumang menghadirkan pendampingan Sekolah Lapangan kelapa sawit secara gratis kepada petani kelapa sawit anggota CU Keling Kumang. Difasilitasi oleh trainer handal dan berkompeten dibidangnnya.

Sekolah Lapangan (SL) kelapa sawit sudah berjalan sejak tahun 2013 hingga saat ini. Sudah banyak pula alumni tamatan SL. Saat ini terus dilakukan pendampingan disetiap kelas yang sudah terbentuk. Bagi anggota yang memiliki keinginan mengikuti kegiatan ini caranya cukup mudah, dengan membentuk kelompok minimal beranggota 20 orang. Memiliki kebun sawit sebagai media pembelajaran dan praktik langsung dilapangan. Maka kelas tersebut sudah bisa dilakukan pendampingan. Pendaftarannya bisa dilakukan di semua kantor cabang CU Keling Kumang.

Setiap peserta yang telah dinyatakan lulus berhak mendapatkan sertifikat, buku materi dan baju. Dengan adanya pendampingan Sekolah Lapangan kelapa sawit diharapkan dapat meningkatkan penghasilan bahkan menjadi sumber pendapatan baru kepada masyarakat. Salah satu kelas yang sedang berjalan saat ini adalah kelas Mentari dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 36 orang yang berada di Dusun Sempreni, Desa Mengkirai Jaya, Kecamatan Dedai. Sudah delapan kali dilakukan pendampingan yaitu penyampaian materi dan praktek langsung mulai dari pembibitan, pemeliharan dan pembuatan pupuk organik. Tutur Samuel Siju salah satu dari peserta menyampaikan terimakasih kepada CU Keling Kumang yang telah memberikan pendampingan kepada masyarakat setempat.

“Dengan adanya SL, saya pribadi merasa sangat senang. Selama ini saya belum sepenuhnya memahami seperti apa cara pemeliharan kebun sawit. Melalui Sekolah Lapangan ini, saya mulai dapat menerapkan ilmunya di kebun pribadi milik saya.” Tutur Samuel Siju saat di wawancara tim IN.(DK)

Share This