• 085345344887
  • cukk93@gmail.com

Panitia Penyelenggara yang terdiri dari Mahasiswa, Pekerja swasta dan Pengusaha di Jakarta Pusat menggelar acara bertajuk, “Meta Transformational Leadership” Batch 46 di Sanggar Prathivi Building Jl. Pasar Baru Selatan no.23 Jakarta Pusat. Mulai tanggal 17-18 November 2018.

Acara ini di ikuti 22 peserta, yang terdiri dari pengusaha, pekerja swasta, dan Mahasiswa. Dua orang pembicara yakni Stefanus Tan dan Adi Putera Widjaja yang membawakan materi dengan dinamis dan jauh dari kesan formalitas seperti layaknya materi pada umumnya. Santai, serius plus terjadi dialog dua arah. Sehingga nuansa di ruangan terasa nyaman.

Salah satu topik pembicaraanya, Stefanus Tan menuturkan, “Manusia memiliki kemampuan dalam memilih kata-kata” karena dari kata-kata kehidupan kita di tentukan, semakin baik kata-kata yang sering kita ucapkan dalam hati maka bukan tidak mungkin kehidupan kita kedepanya juga akan baik namun sebaliknya jika kata-kata yang sering kita ucapkan dalam hati kita adalah kata-kata yang tidak baik bukan tidak mungkin kehidupan kita juga akan menjadi tidak baik.

Contoh sederhana, ketika anda di beri tugas oleh atasan anda apa kata-kata pertama yang muncul dalam benak anda? Apakah bersungut? Atau bahagia dengan tugas tersebut? Jika anda bersungut, maka percayalah hasil pekerjaan yang anda berikan hasilnya menjadi tidak baik, tetapi sebaliknya jika kata-kata yang anda tanamkan adalah kata-kata penyemangat, kata-kata positif dan kata-kata yang membuat anda bergairah maka percayalah hasil pekerjaan yang anda berikan akan jauh lebih baik.

Jadi, berhati-hatilah dalam menentukan kata-kata. Dalam perkembangan kehidupan manusia, banyak sekali kita dihadapi berbagai macam persoalan hidup mulai dari masalah pendidikan, pekerjaan, percintaan, keluarga dan sebagainya. Sehingga kita menjadi lemah dan enggan dalam menghadapi kehidupan padahal seandainya kita bisa bijak dan antusias dalam menghadapi masalah dengan mengunakan kata-kata positif dan menghindari kata-kata amarah, mengeluh, kesesalan, omelan dan kata-kata negatif lainnya sehingga kita akan menjadi pribadi yang kuat dan kokoh dalam menghadapi setiap masalah dalam hidup kita, mulailah dengan kata-kata bersyukur dan kata-kata yang penuh keyakinan dan harapan.

Memang masalah tidak akan hilang dalam semalam secepat yang kita kira, tetapi perlu di lakukan dengan ketekunan semakin sering kita memperkatakan kata yang positif secara sendirinya emosi kita  juga akan menjadi positif. Latihan ini haruslah kita jadikan gaya hidup yang harus kita lakukan terlebih pada saat kita menghadapi kejadian dan masalah yang buruk, karena setiap perkataan yang positif akan mempengharuhi fikiran kita sehingga kita dapat dengan mudah mengambil keputusan yang tepat terhadap permasalahan yang sedang terjadi dan percayalah setiap masalah yang kita hadapi sebagai bentuk Tuhan untuk menempa kita menjadi pribadi yang kuat, tuturnya dan dalam sesi ini Stefanus Tan menyisipkan kata-kata “ Dan percayalah Masalah hanya dapat melukai saya, tetapi tidak dapat mengalahkan saya.”(PA)

Share This