• +628115711132
  • invictus93@cukelingkumang.com

Pinjaman Kelompok

1) Pinjaman Kelompok Produktif

Kode Pinjaman : PK-1

Jenis Pinjaman

Keterangan

Perkebunan

  1. Digunakan untuk pemeliharaan kebun, beli pupuk, bibit khusus untuk kelapa sawit, karet, sahang dll.

  2. Pinjaman dibayar secara berkelompok yang diorganisir oleh ketua kelompok.

  3. Pinjaman tidak digunakan untuk membeli kebun baru, tetapi untuk pemiliharaan kebun yang

    sudah ada.

  4. Simpanan TAROH minimal 5% dari total pengajuan pinjaman.

  5. Pendampingan dilakukan oleh tim Sekolah Lapangan dan Financial Literacy.

Perternakan

  1. Digunakan untuk berternak seperti ayam, kambing, babi yang dimiliki atau dikelola secara pribadi maupun berkelompok.

  2. Pinjaman dibayar secara berkelompok yang diorganisir oleh ketua kelompok.

  3. Pendampingan peternakan didampingi oleh tim SHG yang sudah berpengalaman dan mengikuti standar peternakan nasional.

  4. Simpanan TAROH minimal 5% dari total pengajuan pinjaman.

  5. Jangka waktu pinjaman menyesuaikan masa panen ternak.

Pertanian

  1. Digunakan untuk biaya mulai dari pembelian bibit, persiapan lahan dan pemiliharaan, khusus untuk sayur mayur yang usianya tidak lebih dari 6 bulan.

  2. Pinjaman dibayar secara berkelompok yang diorganisir oleh ketua kelompok.

  3. Sudah memiliki kebun yang siap diolah, bukan untuk membeli tanah kosong.

  4. Pendampingan pertanian didampingi oleh tim SHG yang sudah berpengalaman dan mengikuti

    standar peternakan nasional.

  5. Jangka waktu pinjaman menyesuaikan masa panen tanaman.

  6. Simpanan TAROH minimal 5% dari total pengajuan pinjaman

Perikanan

  1. Digunakan untuk membeli bibit dan pemeliharaan ikan konsumsi, bukan ikan hias.

  2. Bukan untuk memulai usaha baru, sudah berpengalaman minimal 1 tahun.

  3. Memiliki kolam ikan yang siap digunakan, baik kolam tanah maupun kolam semi permanen.

  4. Pinjaman dibayar secara berkelompok yang diorganisir oleh ketua kelompok.

  5. Pendampingan perikanan didampingi oleh tim SHG yang sudah berpengalaman dan mengikuti

    standar peternakan nasional.

  6. Jangka waktu pinjaman menyesuaikan masa panen ikan.

  7. Simpanan TAROH minimal 5% dari total pengajuan pinjaman

Industri Rumahan

  1. Digunakan untuk usaha kecil dan menengah seperti: kerupuk ikan, tempe, tahu, kerajinan, keripik dll.

  2. Bukan untuk modal awal, tetapi untuk mengembangkan usaha yang sudah ada.

  3. Memiliki pengalaman minimal 1 tahun.

  4. Pinjaman dibayar secara berkelompok yang diorganisir oleh ketua kelompok.

Usaha kecil (Tameng)

  1. Digunakan untuk menambah modal usaha barang atau jasa, seperti: jual beli sayur, gorengan, bakso, bengkel, salon.

  2. Pinjaman dibayar secara berkelompok yang diorganisir oleh ketua kelompok.

  3. Sudah memiliki usaha minimal 2 tahun.

2) Pinjaman Kelompok Konsumtif

Kode Pinjaman: PK-2

Energy

  1. Pinjaman energy adalah pinjaman untuk PLTMH, tenaga surya dan pemasangan PLN secara berkelompok.

  2. Digunakan untuk memasang mesin listrik dan seluruh peralatan terkait energy secara berkelompok.

  3. Alat PLTMH, sollar cell (tenaga surya) dan PLN bisa didapatkan melalui K77 (Koperasi Produsen

    dibawah naungan Keling Kumang Group).

  4. Lokasi yang akan dibangun PLTMH harus sudah di survei oleh tim teknis PLTMH dan tim kredit. Jika berdasarkan survei tim memberi rekomendasi, maka proses pinjaman dilanjutkan.

  5. Pengajuan pinjaman dalam bentuk proposal.


Tempat Ibadah




  1. Digunakan untuk membangun tempat ibadah seperti gereja, kapel, mushola, masjid atau tempat ibadah lain yang diakui di Indonesia.

  2. Melampirkan denah lokasi dan gambar rencana pembangunan.

  3. Pengajuan pinjaman dalam bentuk proposal.

Fasilitas Umum

1. Fasilitas umum seperti jalan, jembatan, atau saluran air bersih.

2. Melampirkan denah lokasi dan gambar rencana.

3. Pengajuan pinjaman dalam bentuk proposal.